Categories
Uncategorized

Kenali Penyakit Yang Biasa Di Derita Kambing Kalian Segera

Penyakit Kambing

Pelatihan Ternak Kambing – Tidak hanya manusia yang bisa terkena sebuah penyakit, hewan pun sangat rentan beresiko terkena penyakit. Ada beberapa penyakit hewan (kambing) yang cukup banyak dialami hewan (kambing).

1. Begah

Begah atau juga disebut bloat merupakan situasi perut kambing berisi banyak gas yang diakibatkan pelaksanaan fermentasi yang berjalan cepat dan tidak dapat mengeluarkannya dalam format kentut. Tingginya akumulasi gas dalam perut menekan organ dalam tubuh yang lain dan menimbulkan kesakitan. Sehingga kambing malah mengerjakan pernafasan dengan mulut terbuka dampak frekuensi pernafasan yang tinggi.

Petunjuk klinis yang jelas kelihatan merupakan perut kambing yang membesar atau membengkak dampak penumpukan gas dalam rumen. Rasa sakit yang dimunculkan akan membikin kambing mendengus dan lazimnya akan menendang–nendang ke sisi kiri. Punggung kambing juga membungkuk, serta ketika meringkuk kambing akan susah untuk bangun kembali. Apabila tidak segera diatasi lama kelamaan dapat semakin parah dan kambing malah dapat mati.

Umumnya disebabkan terlalu banyak mengonsumsi legume, hijauan terlalu muda atau mengonsumsi rumput berair ketika dilepas dari kandang. Karenanya penting bagi peternak untuk berhati–hati dalam memberikan makanan hijauan, hendaknya dilayukan lebih-lebih dulu. Juga jangan melepas kambing ketika pagi hari, dimana rumput masih berair karena embun.

Apabila kambing mengalami kenyang dapat dibelikan obat masuk angin di toko obat, ada juga yang meminumkan minyak nabati, ada yang mencekoki kambing dengan soda dan ada juga yang menikam dubur kambing dengan tangkai daun pepaya yang sudah di olesi minyak, kemudian menekan dan memijat supaya gas keluar dari perut. Banyak sistem dapat di coba, yang lebih-lebih supaya si kambing dapat mengeluarkan gas berlebih dalam perutnya baik melaui kentut ataupun sendawa.

2. Cacingan

Ada banyak jenis cacing yang dapat menyerang kambing, diantaranya merupakan: haemonchus cocortus, Trichuris sp dan Oestophagostomum sp yang kemungkinan besar terdapat pada pakan. Cacing–cacing hal yang demikian akan hidup sebagai parasit di saluran pencernaan, melekat di selaput usus dan menghisap sari makanan, cairan tubuh, darah serta mengeluarkan racun. Situasi ini menyebabkan kambing menjadi lemah, lesu dan tidak dapat gemuk walaupun diberikan makan banyak. Dalam sebagian kasus, kambing muda usia 3–4 bulan yang terkena cacingan dapat kurus dan mati.

Petunjuk klinis dari kambing yang cacingan: nafsu makan berkurang, lemah, lesu, kurus, perut buncit, bulu terasa kasar, kusam dan rontok. Kambing malah mengalami diare atau mencret. Karenanya penting untuk menjaga kebersihan kandang dan memberikan obat cacing secara teratur, boleh 3 bulan sekali, 6 bulan sekali atau paling lambat setahun sekali. Dapat cacing yang biasa diterapkan antara lain cetarin concurat, pheno plus dan wormex powder. Seluruh juga diberikan ramuan jamu dari: 2 buah pinang tua, 2 sendok makan gula jawa, 5 lembar daun tembakau dan 1 sendok makan serbuk getah pepaya muda. Umumnya bahan dicampur rata dan dihaluskan dan diberikan setiap 5 hari sekali.

3. Scabies

Scabies atau bahasa awamnya kudis dan kurap. Penyebabnya merupakan ektoparasit atau tungau Sarcoptes scabei, Psoroptes communis varovis dan Chorioptes ovis. Umumnya penyakit ini akan menyerang zona disekitar telinga dulu, kemudian baru menyebar. Petunjuk klinis terkena scabies lazimnya muncul bercak–bercak merah yang membentuk bernanah pada kulit kambing, kemudian kulit yang berbercak akan mulai menebal, mengeras dan bersisik serta gatal. Namun rasa gatal, si kambing akan menggosok–gosokan badannya kedinding kandang yang akan menyebabkan bulunya rontok. Lama kelamaan tubuh si kambing malah akan mulai kelihatan kurus karena nafsu makan yang berkurang serta kekurangan darah, sehingga produksi susunya malah akan turut menurun.

Tungau yang menyebabkan scabies mudah menyebar ke ternak yang lain, karenanya perlu adanya pengkarantinaan bagi kambing yang terjangkit. Lakukan penyemprotan pada kandang yang tercemar dengan menggunakan desinfektan. Untuk pengobatannya berikan obat anti parasit seperti Ivomec.

4. Pink Eye

Disebut juga mata belekan, lazimnya disebabkan iritasi dampak tertikam benda seperti: duri, kayu, ujung rambut malah debu dari konsentrat. Selanjutnya terkadang dapat juga disebabkan oleh kuman, virus atau parasit. Gejala klinis yang kelihatan lazimnya mata kambing tak jarang berkedip, mengeluarkan air dan mata berwarna kemerah–kemerahan. Apabila mata akan keruh dan muncul borok hingga mengalami pembengkakan. Apabila tidak ditangani secara segera dan terpola  dapat bertambah parah malah mengakibatan kebutaan permanen.  mengobatinya: pertama cuci matanya menggunakan air hangat, kemudian oleskan salep mata khusus kambing yang mengandung antibiotik, sehingga cepat meredakan infeksinya. Atau dapat juga semprotkan campuran teh basi, daun sirih dan garam setiap hari hingga sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *